Tag Archive: Kementerian Agraria dan Tata Ruang

Tugas Berat Sofyan Djalil Sebagai Menteri Agraria

Sofyan

Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo telah mengumumkan nama-nama pengganti menteri yang terkena reshuffle. Terdapat empat menteri yang digeser dari kementeriannya, dan terdapat tujuh nama baru yang masuk menggantikan nama-nama lama di jajaran kabinet kerja. Dari pergantian kabinet tersebut, terdapat nama Sofyan Djalil yang kembali menjadi salah satu menteri yang dipindahtugaskan. Sofyan kini resmi menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) , yang sebelumnya diamanahkan kepada Ferry Mursyidan Baldan. Sofyan Djalil pun sudah ketiga kalinya terkena reshuffle dalam kabinet kerja yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

sofyan djalil

Sebelum menjadi Menteri Agraria, Sofyan pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia pada periode kerja 26 Oktober 2014 hingga 12 Agustus 2015, dan berganti lagi menjadi Kepala Bappenas. Tak hanya di pemerintahan Jokowi-JK saja, tetapi juga pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Sofyan pun pernah menjabat sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, dan Menteri Komunikasi dan Informatika.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang

Sofyan pun diminta untuk mempercepat reformasi di sektor agraria. Sofyan Djalil pun juga mengutarakan bahwa akan tetap melanjutkan perjuangan dari menteri sebelumnya, yakni terlebih utama mengenai reformasi agraria. Dia menjelaskan bahwa salah upaya untuk reformasi dibidang agraria adalah dengan mempercepat proses sertifikasi tanah. Lantaran di Tanah Air tercinta kita ini, kendala terbesar bagi masyarakat terlebih di kalangan ekonomi menengah kebawah adalah proses sertifikasi tanah yang terlalu lama. Sertifikat tanah juga merupakan aset ekonomi yang sangat penting bagi banyak rakyat Indonesia. Jika tak ada sertifikat tanah, mereka tidak bisa mendapatkan akses perbankan.

Pria kelahiran 23 September 1953 ini menilai bahwa Bambang Brodjonegoro merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Lantaran Bambang memiliki kapabilitas, dan juga pengalaman yang di berbagai bidang, terutama terkait perencanaan.

Pengangkatan Sofyan Djalil sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) pun memunculkan harapan baru terkait birokrasi terlebih untuk para pelaku bisnis di sektor properti. Ali Tranghanda selaku Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) menuturkan bahwa terpilihnya menteri yang baru, dapat mendongkrak birokrasi yang memang selama ini sangatlah memberatkan para pelaku bisnis. Ali pun berpendapat bahwa selama ini hanya wacana saja, pada kenyataannya di lapangan tak juga berjalan, terutama mengenai kemudahan dalam mengurus izin. Tak hanya itu, Ali juga mengatakan bahwa permasalahannya lainnya adalah masih banyaknya mafia di kalangan BPN. Ali mengharapkan nantinya harus ada pengawasan yang dilakukan oleh BPN.

Sofyan

Sementara itu, Ferry Mursyidan Baldan yang telah resmi meninggalkan jabatannya menuturkan bahwa setidaknya ada tiga hal yang harus diselesaikan oleh Sofyan dalam waktu dekat ini. Yakni, pertama adalah penyelesaian sertifikat tanah wakaf yang dimiliki oleh organisasi Nahdlatul Ulama di Jawa Timur. Dan kedua, yakni sertifikasi aset dan gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Sumatera dan Jawa. Serta ketiga adalah RUU Pertanahan.