Tag Archive: Tax Amnesty

Tax Amnesty, Harapan Baru Di Sektor Properti

tax amnesty

Tax Amnesty atau pengampunan pajak diyakini menjadi angin segar di bidang sektor investasi properti. Lantaran, dengan tax amnesty, para pengusaha yang mempunyai nilai kekayaan lebih, akan tercatat dan juga di akui dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Ini merupakan laporan perpajakan sebagai penduduk kepada Pemerintah.

tax amnesty

Pada saat acara Marketing Gallery Kemang Village, Jakarta, Joppy Rusli selaku Marketing Director Lippo Homes menuturkan bahwa kalau nantinya dosa sudah diampuni, dan membayar 2 hingga 4 persen, lalu membawa aset ke sini, masyarakat dapat membeli properti. Sedangkan pada saat ini harganya sedang bagus – bagusnya.

Joppy menambahkan bahwa banyak para pengusaha besar ataupun orang-orang Indonesia yang memiliki kekayaan lebih, justru menyimpan uangnnya di luar negeri. Hal tersebut dianggap sangat menguntungkan, lantaran pajak di negara tertentu, lebih kecil daripada di Tanah Air. Dia pun juga mengungkapkan bahwa nantinya pada tahun 2018 akan ada Automatic Exchange of Information (AEOI). Dimana portal tersebut memungkinkan transparansi, keterbukaan, ataupun pertukaran informasi secara global tentang pelaporan pajak ataupun keperluan pajak di beberapa negara yang terkait.

properti

Menurut Joppy pun, saat ini sudah banyak negara yang terbuka dan ikut pula berpartisipasi dalam portal tersebut. Dengan adanya portal ini pun, masyarakat yang memiliki kekayaan dan menyimpan hartanya di luar negeri, sudah tak lagi berguna. Selain karena bunganya yang terbilang kecil, nantinya jika diketahui oleh otoritas Indonesia, akan dikenakan denda. Sehingga nantinya masyarakat akan mengembalikkan asetnya ke dalam negeri. Hal ini juga merpakan insentif bagi masyarakat Indonesia untuk lebih berinvestasi lagi di Tanah Air sendiri.

Tax amnesty atau pengampunan pajak ini merupakan salah satu upaya untuk masyarakat yang memiliki kekayaan di luar negeri, untuk membawa kembali aset mereka ke Indonesia, tentunya tanpa adanya denda yang besar.

Sama halnya dengan Joppy Rusli, Direktur Indonesia Property Watch Ali Tranghanda pun juga menuturkan bahwa dengan masuknya dana ke Indonesia yakni dana repatriasi akan memberikan dorongan psikologis yang kuat untuk para investor, demi melalukan investasi di bidang properti. Kenapa harus properti yang menjadi prioritas utama? Lantaran jika nantinya dana harus mengendap selama 3 tahun, sektor properti lah yang menjadi pilihan utama untuk jangka panjang, sebab peningkatan nilai properti selalu bertumbuh.

perekonomian

Ali melanjutkan bahwa Pemerintah harus memperhatikan salah satu lokomotif perekonomian. Tentunya dengan masuknya modal yang berasal dari luar negeri akan memperkuat struktur pembiayaan. Dengan begitu, berguna untuk pembangunan infrastruktur dan juga properti, baik itu di sektor riil, maupun di bursa saham.

Perlu diketahui, bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki prospek pasar properti yang dinilai sangat luar biasa untuk menjadi pilihan dalam membeli properti. Ditambah lagi dengan adanya kebijakan tax amnesty yang diprediksi akan banyak transaksi properti.

Jusuf Kalla Menilai Pengusaha Sombong Jika Tak Ikut Tax Amnesty

Jusuf Kalla

Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla menuturkan bahwa kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak merupakan kesempatan yang sangat jarang terjadi. Pemerintah pun juga tidak setiap waktu mengeluarkan kebijakan tersebut. Oleh sebab itu lah, Jusuf Kalla (JK) menilai bahwa pengusaha akan sombong jika tidak mengikuti kebijakan tersebut. JK menjelaskan bahwa pengampunan pajak tersebut sama seperti obral pakaian murah di mall. Obral tersebut pastinya tak datang setiap waktu.

Jusuf Kalla

Tax Amnesty menurut Kalla merupakan bukti kasih sayang Pemerintah kepada seluruh warga negara. Ini juga merupakan kemewahan atau kemurahan yang diberikan oleh Pemerintah kepada masyarakat. Sehingga kebijakan tersebut seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin. Kebijakan ini pun jangan berharap terjadi kembali pada tahun 2017, maupun 30 tahun lagi.

Pajak

Pengampunan pajak ini dinilai oleh Pemerintah merupakan cara terbaik untuk menjaga pertumbuhan perekonomian Indonesia, ditengah pelemahan perekonomian secara global. Salah satu strategi Pemerintah yakni mengedepankan persatuan. Dimana seluruh elemen, baik pemerintah, rakyat, dan juga para pengusaha, untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan perekonomian. Terlebih untuk pengusaha yang merupakan peran penting dalam membangun perekonomian Tanah Air.

Jusuf Kalla menambahkan bahwa amnesti terakhir yang diberikan oleh Pemerintah adalah saat peristiwa perdamaian Aceh. Dimana, hampir ribuan orang yang sejatinya harus dihukum dan dipenjara, tidak jadi masuk ke dalam jeruji besi, dengan syarat yakni menyerahkan senjata. Sedangkan kalau pengusaha, tujuan pemerintah memberikan pengampunan pajak ini agar mereka dapat tidur dengan nyenyak dan sejahtera. Daripada hunian ataupun mobilnya menggunakan nama sopir. Sebaiknya ungkap, tebus, lega daripada ungkit, tangkap, lemas. Adapun tagline ungkap, tebus, lega merupakan tagline Pemerintah, yang memiliki arti jika warga negara Indonesia telah mengikuti kebijakan tax amnesty dengan mengungkap harta yang belum pernah dilaporkan, dan dengan membayar uang tebusan, maka WNI akan merasakan lega, lantaran terbebas dari ancaman pidana pajak.

Selain itu, JK menuturkan bahwa tidak ada lagi manfaat yang akan dirasakan oleh pengusaha jika terus menyimpan asetnya di luar negeri. Mengingat hitung-hitungan return investasi, bahwa menyimpan aset berupa uang di Indonesia akan jauh lebih menguntungkan. Lantaran di Tanah Air tercinta kita ini bunganya masih rendah, yakni 5-6 persen. Jika dibandingkan dengan bunga deposito di Singapura, Hong Kong, maupun negara lainnya yang masih negatif.

JK pun juga mengingatkan bahwa pada tahun 2018 mendatang, akan diberlakukan sistem informasi perpajakan dunia (AEol). Sehingga pemberlakuan amnesti pajak dimulai pada tahun ini. Dengan kebijakan Automatic Exchange of Information (AEol) tersebut, semua orang yang melanggar merupakan musuh dunia, jika diibaratkan seperti terorisme.

Pangampunan Pajak

Hal diatas disampaikan oleh Jusuf Kalla di kala memberikan sambutan dalam acara sosialisasi program pengampunan pajak. Acara tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama dengan Pemerintah. Terima Kasih.

Reaksi Para Pelaku Properti Mengenai Tax Amnesty

Tax Amnesty

Hingga saat ini berita mengenai Tax Amnesty masih hangat menjadi perbincangan di seluruh kalangan masyarakat, termasuk di kalangan para pelaku properti, baik itu para agen, pengembang, dsb. Tax Amnesty ini merupakan pemotongan pajak, yang mulai dibahas oleh DPR pada akhir Juni 2016. Kebijakan ini pun dinilai dapat mendorong perbaikan di bidang ekonomi nasional. Terutama mendorong sebagian orang yang menhindar pajak dengan menyimpan uang di luar negeri, untuk kembali menyimpan dananya di dalam negeri.

Tax Amnesty

Para pengamat pun juga menilai bahwa kebijakan pengampunan pajak ini akan dapat mendatangkan pemasukan yang bahkan bisa mencapai hingga angka ratusan triliun rupiah. Bank Indonesia pun juga menilai bahwa tax amnesty ini juga akan mendorong pertumbuhan perekonomian nasional, hingga mencapai titik 0,3 persen. Nantinya dana yang berasal dari luar negeri, dan masuk ke dalam bank-bak nasional tersebut, akan menginvestasikannya ke berbagai bidang, termasuk di bidang properti.

Property

Associate director residential sales & leasing Colliers, International, Aleviery Akbar menuturkan bahwa dengan adanya kebijakan tax amnesty tersebut akan membuat pertumbuhan properti di dalam negeri menjadi lebih menarik. Tentunya secara makro, kebijakan tersebut akan mempengaruhi stabilitas harga properti, dan membuat masyarakat menjadi lebih berani dalam meminjam uang ke bank, yakni KPR. Nantinya pun pihak bank juga akan mempermudah konsumen, dengan menurunkan aturan besaran DP atau uang muka untuk pembelian rumah pertama, dan juga menurunkan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah atau KPR.

Aleviery menambahkan bahwa kebijakan ini akan membuat peluang yang sangat menguntungkan bagi para pengembang. Lantaran permintaan akan rumah meningkat. Namun walaupun begitu, dampak tersebut tak langsung dirasakan pada tahun ini, melainkan berkembangan waktu yang terus berputar.

Properti

Berbeda dengan Aleviery, Ongki Sutanto selaku rinciple agen dari Unity21 Property mengukapkan bahwa bisnis properti di dalam negeri hingga saat ini masih dipengaruhi oleh para investor atau spekulan. Kendati permintaan akan tempat tinggal meningkat, namun perlu diketahui bahwa para investor ini kebanyakan memiliki properti yang tak baru lagi, alias lama. Ongki menambahkan bahwa Bank juga akan memudahkan pengajuan kredit hunian, untuk jenis properti yang baru, jika dibandingkan untuk properti lama. Sehingga, stok rumah investasi tetap saja akan menumpuk. Ongki pun juga menyesali terhadap pelayanan bank, lantaran pilih kasih. Akibatnya properti milik para investor lama terjualnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Chandra Wiranata, principle agen Uniland Property. Chandra mengatakan bahwa adanya Tax Amnesty yang nantinya akan berlaku minggu depan ini, tak terlihat efektif jika tidak ada pembenahan yang secara fasilitas oleh bank. Memang suku bunga akan turun 6-9 persen. Namun akan sia-sia jika pihak bank masih tidak adil terhadap properti lama dan properti baru. Sebenernya pula mereka belum mengetahui secara pasti, bagaimana kebijakan ini akan menguntungkan di masa yang akan datang.